SEGENGGAM TABAH
Bertali arus dugaan tiba
Menakung sebak airmata
Namun tak pernah pun setitis
Gugur berderai di pipi
Tidak ditempah hidup sengsara
Suratan nasib yang melanda
Menongkah badai bergelora
Diredah bersendirian
Bagaikan camar pulang senja
Patah sayapnya tetap terbang jua
Sekadar secicip rezeki
Buat yang sedang rindu menanti
Segenggam tabah dipertahankan
Buat bekalan di perjalanan
Kau bebat luka yang berdarah
Kau balut hati yang calar
Telah tertulis suratan nasibmu
Derita buatmu ada hikmahnya
Terlukis senyum di bibir lesu
Tak siapa tahu hatimu
Biarpun keruh air di hulu
Mungkinkah jernih di muara
Biarpun jenuh hidup dipalu
Pasti bertemu tenangnya
Senilagu : Fadzli Far East
Senikata : ITO Lara (Gurindam Entertainment)
Hakcipta : Inteam Records Sdn. Bhd.
Penerbit : Fadzli Far East Susunan Muzik : Firdaus Mahmud
Nostalgia
Album : Amal Kerana Allah
Munsyid : Shoutul Amal
Terkenang sebuah memori lalu
Kisah persahabatan kita bersama
Di dalam satu pengajian
Menuntut ilmu dan pengalaman
Mengingatkanku pengorbananmu
Terpahat padu di kalbuku
Bersama rakan taulan dan guru
Tawa riangmu menghiburkan hatiku
Indahnya suasana ketika itu
Terjalin ukhuwah sejati
Nasihatmu sungguh bermakna bagiku
Mengenalkanku erti kehidupan
Susah payah kita hadapi bersama
Itulah asam garam dalam kehidupan
Ya Tuhanku tabahkan hatinya
Kuatkan semangatnya untuk menghadapi hidup
Limpahkanlah maghfirah dan kasih sayang-Mu
Agar hidupnya sejahtera di dunia akhirat
Lirik: Shauqi
Lagu: Munirah
Solo: Mohd Sobri Abdullah
Sebuah Pertemuan
Album : See You D IPT
Munsyid : Unic
Ketika diri mencari sinar
Secebis cahaya menerangi laluan
Ada kalanya langkahku tersasar
Tersungkur di lembah kegelapan
Bagaikan terdengar bisikan rindu
Mengalun kalimah menyapa keinsafan
Kehadiranmu menyentuh kalbu
Menyalakan obor pengharapan
C/O 1:
Tika ku kealpaan
Kau bisikkan bicara keinsafan
Kau beri kekuatan, tika aku
Diuji dengan dugaan?
Saat ku kehilangan keyakinan
Kau nyalakan harapan
Saat ku meragukan keampunan Tuhan
Kau katakan rahmat-Nya mengatasi segala
(*) Menitis airmataku keharuan
Kepada sebuah pertemuan
Kehadiranmu mendamaikan
Hati yang dahulu keresahan
Cinta yang semakin kesamaran
Kau gilap cahaya kebahagiaan
Tulus keikhlasan menjadi ikatan
Dengan restu kasih-Mu, oh Tuhan
C/O 2:
Titisan air mata menyubur cinta
Dan rindu pun berbunga
Mekar tidak pernah layu
Damainya hati
Yang dulu resah keliru
Cintaku takkan pudar diuji dugaan
Mengharum dalam harapan
Moga kan kesampaian kepada Tuhan
Lantaran diri hamba kerdil dan hina
Ulang (*)
Syukur sungguh di hati ini
Dikurniakan teman sejati
Menunjuk jalan dekati-Nya
Tika diri dalam kebuntuan
Betapa aku menghargai
Kejujuran yang kau beri
Mengajarku mengenal erti
Cinta hakiki yang abadi
Tiada yang menjadi impian
Selain rahmat kasih-Mu Tuhan
Yang terbias pada ketulusan
Sekeping hati seorang insan
Bernama teman
Bisikan Malam
Album : Satu Tekad
Munsyid : Unic
Bila ku didatangi malam
Gelora perasaan mencengkam dijiwa
Masihkah ada lagi
Dayaku menghindar dari kealpaan
Diterjah berbagai persoalan
Dihujani airmata penyesalan
Bisakah terhapus semua
Segala dosa-noda yang bertakhta
Terangi jalan hidupku
Dengan cahaya kasih Mu
Pimpinlah daku dengan hidayah Mu
Tuhanku...
Di malam syahdu ku merayu
Ampunilah segala dosaku yang lalu
Sujud ku mendambakan keredhaan Mu
Tempatkan daku di dalam rahmat Mu
Tuhanku...
Usah Kau biarkan diri ku
Hanyut terleka, di jiwa dunia membelenggu
Dan aku sesungguhnya pasrah pada Mu
Hidup matiku hanyalah untuk Mu
Ya Allah tunjukkan jalan kebenaran
Suburkan jiwa ku dengan keimanan
Hanya pada Mu Oh Tuhan
Ku sandarkan harapan

